|
Florist Surabaya, Pelaku usaha Bunga dan Pengajin Seni Bunga di Pusat Bunga Kayoon Surabaya.
Era tahun 1980
Pelaku Usaha bunga atau Florist di Surabaya saat itu hanya berjumlah 5, yang berada di pusat Bunga Kayoon Surabaya. Mungkin di masa itu usaha bunga atau florist Surabaya tidak dapat berkembang. Banyak faktor yang menghambat usaha florist Surabaya, ini salah satunya faktor ekonomi masyarakatnya yang kurang bagus. Pribadi/instansi/perusahaan yang akan memberikan ucapan atau ungkapan kepada teman/ kolega/ mitra kerja langsung berbentuk material/ dana, mungkin dengan pertimbangan pemberian tersebut akan lebih bermanfaat daripada sebuah bunga atau florist. Ada sebagian kecil yang membuka usaha bunga/ florist di luar Pusat Bunga Kayoon, kurang lebih ada 5 tempat di lokasi yang berbeda-beda.
Era tahun 1987 Pusat Bunga/ florist Surabaya Kayoon mengalami peningkatan omzet. Diantara 5 pelaku usaha bunga di Pusat bunga Kayoon Surabaya, saya MUSNAIM sebagai karyawan di salah satu usaha bunga / florist tersebut. Saya bekerja dari level paling bawah yaitu merawat bunga segar/ potong. Bunga potong ini harus dirawat supaya dapat bertahan hingga lima hari sampai satu minggu. Tiap pagi antara jam 7-8, saya mengganti air disebuah timba tempat bunga potong direndam batangnya. Ini harus dilakukan supaya supply air di batang bunga tetap masuk dan air yang baru dapat menjaga keawetan bunga. Waktu semakin berkembang , level saya meningkat menjadi pengantar bunga. Dilevel ini saya berjuang untuk mengenal jalan-jalan yang ada di Surabaya. Saya merasa ini kesempatan yang baik untuk mengenal kota Surabaya lebih dekat, maklum saya berasal dari sebuah desa terpencil di Kabupaten Tulungagung. Disaat kiriman rangkaian bunga sedang sepi, saat itu saya belajar merangkai bunga. Dengan hati yang gembira saya mencoba merangkai bunga segar/ Artificial/ Bunga Papan/ dan hiasan bunga tutup peti. Dimasa itu jenis rangkaian bunga tersebut paling banyak digunakan pribadi/ instansi/ perusahaan disamping saya belajar juga menghias mobil pengantin dan mendekorasi untuk sebuah event pernikahan.
Era tahun 1990 Saya diajak saudara kandung untuk mendirikan sebuah toko bunga diluar pusat bunga Kayoon Surabaya. Saya bersedia untuk membuka usaha bunga tersebut. Dengan pengalaman dari tempat saya bekerja di pusat bunga kayon, saya terus berinovasi dan berhasil menambah para pelanggan.
Era tahun 1994 Dengan pertimbangan saya sudah menikah dan harus memikirkan masa depan, saya mendirikan usaha bunga/ florist dengan label FLORIST-SURABAYA. Angan-angan saya, usaha ini pasti lebih cepat berkembang dibandingkan saya membuka usaha bunga tetapi milik saudara kandung. Justru di FLORIST SURABAYA ini saya menghadapi tantangan besar, dengan keuletan untuk mengenalkan FLORIST SURABAYA kepada calon-calon pelanggan dengan metode marketing person, door to door, koneksi dan media iklan. Dari awal tahun 1994 s/d awal tahun 2000 hasil yang dicapai kurang memuaskan.
Era tahun 2000 Tepatnya bulan Pebruari usaha bunga dengan label Florist Surabaya ini sudah bisa masuk kepelanggan-pelanggan sampai saat ini. Mungkin banyak faktor penyebabnya, antara lain melayani pesanan bunga 24 jam, pelayanan ketepatan untuk pengiriman bunga dan layanan pengiriman bunga diseluruh wilayah INDONESIA. Ini terjadi karena saya menjalin hubungan dengan pelaku usaha bunga di daerah lain.
Era tahun 2010 - Sekarang Cara marketing person/ koneksi agak saya tinggalkan saya beralih dengan menggunakan Teknologi Informasi yang memanfaatkan fasilitas dari Internet. Mengingat pesatnya teknologi media ini sangat cocok untuk usaha saya, maka lahirlah Florist SURABAYA Dengan pengalaman serta segala fasilitas kami berikan sama di Florist Surabaya.
Respon konsumen untuk pesan bunga di Florist Surabaya.com sangat menakjubkan. Dari awal bulan Pebruari sampai sekarang pesanan terus meningkat. Saya punya ide untuk melayani pesanan bunga dengan pengiriman area Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bangkalan akhirnya melahirkan FLORIST-SURABAYA.COM, TOKOBUNGADISURABAYA.COM, serta TOKO BUNGA GRESIK.
|